Antara - Selasa, 8 Maret 2011
Jakarta (ANTARA) - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri memuji hubungan bilateral RI-China yang semakin kuat dan mengingatkan pesan ayahandanya agar "jangan sekali-kali menghujat Republik Rakyat Tiongkok (China-red.)".
Pesan ayahandanya yang juga Presiden pertama sekaligus Proklamator Kemerdekaan RI, Bung Karno, itu disampaikan Megawati saat berbicara di acara ""Mengenang Almarhum Bapak Sze Tu Mei Sen" di Jakarta, Senin.
Pesan tersebut, katanya, disampaikan kepadanya oleh ayahandanya saat ditahan di Batutulis, Bogor, setelah terjadinya peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Ketika itu Megawati mengatakan dia tidak tahu apa yang sedang difikirkan ayahandanya namun ada dua pesan yang ia sampaikan kepada dirinya.
Kedua pesan itu adalah "Tolong kasih tahu saudara-saudara kamu agar jangan sekali-kali menghujat RRT dan suatu saat nanti, tolong kamu cari ya Sze Tu Mei Sen," katanya.
Ketua Umum PDIP itu mengatakan, dia belakangan mengetahui bahwa Mei Sen yang pernah menjadi asisten pribadi Bung Karno dan penerjemah istana di era kepemimpinan ayahandanya itu tinggal di Macau paska-peristiwa Gestapu 1965.
Ia mengatakan, ia dan suaminya, Taufik Kemas, pernah mengunjungi Sze Tu Mei Sen yang selalu disapanya "om" ini pada 1980-an.
Saat itu, mereka berkesempatan melakukan perjalanan wisata dari Hong Kong ke Beijing dan mampir di rumah Mei Sen di Macau. Pada perjumpaan itu, Megawati mengatakan dia menyampaikan pesan ayahandanya tersebut.
Sebelumnya, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia Zhang Qiyue juga memuji peran dan sumbangsih Sze Tu Mei Sen dalam sejarah hubungan RI-China.
Ia mengatakan, Mei Sen yang pernah menjadi asisten pribadi Bung Karno dan kepala penerjemah istana di era presiden pertama RI itu memberikan sumbangan yang besar dalam sejarah hubungan diplomatik kedua negara baik di masa Orde Lama maupun pemulihan hubungan RI-RRT di PBB tahun 1971.
Selain itu, sekalipun bermukim di Macau sejak Bung Karno memintanya untuk menyelamatkan diri setelah peristiwa Gerakan 30 September 1965, tokoh Tionghoa kelahiran Sukabumi 12 Agustus 1928 ini dikenal sebagai seorang "diplomat sipil" yang berjasa besar dalam memperkuat hubungan antarrakyat kedua bangsa.
"Sekalipun beliau telah meninggal dunia, apa yang beliau sumbangkan tetap berada di hati rakyat kedua bangsa," katanya.
Dubes Zhang Qiyue mengatakan, dia termasuk di antara banyak orang Tiongkok yang "mengagumi" Sze Tu Mei Sen karena sumbangsihnya yang besar pada penguatan hubungan kedua negara dan bangsa.
Sejak menempati posnya di Jakarta, Dubes Zhang Qiyue mengatakan dia membaca banyak catatan tentang Mei Sen dan dia sempat mengunjunginya di rumahnya di Macau sebelum ajal menjemputnya pada 13 Oktober 2010.
"Ketika itu saya sampaikan perkembangan hubungan kedua negara," katanya. Sebagai cenderamata dan ungkapan terima kasih atas jasanya bagi hubungan kedua negara, Dubes Zhang Qiyue mengatakan, dia memberikan sampul perangko hari pertama peringatan 60 tahun hubungan RI-RRT kepada Mei Sen.
Saat ini, hubungan RI-RRT semakin kuat dengan kerja sama perdagangan yang tumbuh pesat. "China kini merupakan mitra dagang terbesar Indonesia," katanya.
Volume perdagangan bilateral kedua negara pada 2010 mencapai 42,5 miliar dolar AS, kata Dubes Zhang Qiyue.
Hubungan kedua negara dan bangsa akan semakin kuat dalam 10 tahun mendatang yang akan berdampak positif bagi perdamaian di Asia dan dunia, katanya.
Pada acara yang dihadiri putra almarhum, Johnny Sitou, dan mantan Dubes RI untuk RRT, Mayjen (Purn) Sudradjat, itu, beberapa sahabat dekat Sze Tu Mei Sen menyampaikan kesaksian dan pandangan mereka tentang sosok yang wafat di usia 82 tahun ini.
Di antara mereka adalah mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Pengusaha nasional, Sukamdani Sahid Gitosardjono, Pengusaha nasional, Sunarti, mantan Sekjen Dephut RI Suripto, dan Wartawan ANTARA Andi Jauhari.
Acara yang berlangsung di sebuah hotel berbintang di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, itu diselenggarakan Lembaga Kerja Sama Ekonomi, Sosial dan Budaya Indonesia-China bersama keluarga Mendiang Sze Tu Mei Sen.
Senin, 07 Maret 2011
Terry Bawa Chelsea Unggul 1-0
Selasa, 08/03/2011 03:24 WIB
Babak I Blackpool vs Chelsea
Terry Bawa Chelsea Unggul 1-0
Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Blackpool - Chelsea untuk sementara memimpin 1-0 dalam kunjungannya ke markas Blackpool. Gol The Blues lahir lewat tandukan John Terry.
Bertanding di Bloomfield Road, Selasa (8/3/2011) dinihari WIB, peluang pertama didapat oleh tim tuan rumah di menit keempat. Sebuah percobaan David Carney dari luar kotak penalti masih tepat mengarah ke Petr Cech.
Di menit ke-12, Chelsea ganti mengancam lewat David Luiz. Namun, sepakan bek asal Brasil itu masih belum menemui sasaran.
John Terry akhirnya membawa The Blues unggul delapan menit kemudian. Menyambut sepak pojok Frank Lampard, sundulan bek timnas Inggris itu tak mampu dihadang Richard Kingson. Blackpool 0, Chelsea 1.
Susunan pemain:
Blackpool: Kingson, Baptiste, Evatt, Crainey, Eardley, Southern, Vaughan, Carney, Reid, Beattie, Puncheon
Chelsea: Cech, Terry, Luiz, Cole, Bosingwa, Lampard, Essien, Zhirkov, Ramires, Torres, Drogba
( rin / arp )
Babak I Blackpool vs Chelsea
Terry Bawa Chelsea Unggul 1-0
Meylan Fredy Ismawan - detiksport
Blackpool - Chelsea untuk sementara memimpin 1-0 dalam kunjungannya ke markas Blackpool. Gol The Blues lahir lewat tandukan John Terry.
Bertanding di Bloomfield Road, Selasa (8/3/2011) dinihari WIB, peluang pertama didapat oleh tim tuan rumah di menit keempat. Sebuah percobaan David Carney dari luar kotak penalti masih tepat mengarah ke Petr Cech.
Di menit ke-12, Chelsea ganti mengancam lewat David Luiz. Namun, sepakan bek asal Brasil itu masih belum menemui sasaran.
John Terry akhirnya membawa The Blues unggul delapan menit kemudian. Menyambut sepak pojok Frank Lampard, sundulan bek timnas Inggris itu tak mampu dihadang Richard Kingson. Blackpool 0, Chelsea 1.
Susunan pemain:
Blackpool: Kingson, Baptiste, Evatt, Crainey, Eardley, Southern, Vaughan, Carney, Reid, Beattie, Puncheon
Chelsea: Cech, Terry, Luiz, Cole, Bosingwa, Lampard, Essien, Zhirkov, Ramires, Torres, Drogba
( rin / arp )
MU Buru "The New Messi"
ME Gunawan
07/02/2011 08:40
Aksi Juan Manuel Iturbe bersama Timnas Argentina U-20
Juan Manuel Iturbe
Manchester United bakal memburu Juan Manuel Iturbe, winger muda Timnas Argentina U-20, yang talentanya kerap dibandingkan dengan bintang Barcelona, Lionel Messi. Iturbe yang baru akan genap berusia 18 tahun pada 4 Juni mendatang diproyeksikan sebagai pengganti pemain sayap idola Old Trafford, Ryan Giggs.
Dalam dua tahun terakhir, sejumlah klub elite Eropa—selain Porto, Juventus, Napoli, dan Atletico Madrid—dikabarkan telah memonitor kiprah Iturbe yang pada musim panas mendatang akan menandatangani kontrak profesionalnya dengan FC Porto. Nah, menurut sumber yang dekat dengan Iturbe, Porto hanya merupakan “tempat persinggahan”. Pasalnya, begitu Sir Alex Ferguson menilai Iturbe telah beradaptasi dengan sepakbola Eropa, maka MU bakal menerbangkannya ke Old Trafford.
Alasannya, menurut agen yang terlibat dalam perburuan Iturbe, Gustavo Mascardi, mengklaim jika relasi antara Porto dan MU begitu dekat. Menurut Mascardi, Porto harus membayar fee sebesar 800 ribu pound untuk memutuskan kontrak Iturbe dengan mantan klubnya, Cerro Porteno (Paraguay) dan Quilmes (Argentina). Selain itu, Porto pun kudu merogoh kocek kas klub lebih dalam sebesar 400 ribu pound sebagai komisi kepada agen dan keluarganya.
Lebih jauh Mascardi mengklaim jika selama berlatih bersama Cerro Porteno, Iturbe pernah disodorkan kontrak oleh Barcelona. Namun, Iturbe menolaknya. Mascardi menyodorkan fulus sebesar satu juta pound kepada orang tua Iturbe sebagai tanda jadi pembelian kontraknya.
Deal ini mirip dengan apa yang terjadi pada muka baru MU, Bebe, yang ditransfer dari klub Portugal dimana kontraknya dikendalikan agen terkenal Jorge Mendes. Bandrol Bebe sendiri bernilai 7 juta pound. Sementara, Iturbe ditengarai akan berharga minimal 10 juta pound.(MEG/Talksport)
07/02/2011 08:40
Aksi Juan Manuel Iturbe bersama Timnas Argentina U-20
Juan Manuel Iturbe
Manchester United bakal memburu Juan Manuel Iturbe, winger muda Timnas Argentina U-20, yang talentanya kerap dibandingkan dengan bintang Barcelona, Lionel Messi. Iturbe yang baru akan genap berusia 18 tahun pada 4 Juni mendatang diproyeksikan sebagai pengganti pemain sayap idola Old Trafford, Ryan Giggs.
Dalam dua tahun terakhir, sejumlah klub elite Eropa—selain Porto, Juventus, Napoli, dan Atletico Madrid—dikabarkan telah memonitor kiprah Iturbe yang pada musim panas mendatang akan menandatangani kontrak profesionalnya dengan FC Porto. Nah, menurut sumber yang dekat dengan Iturbe, Porto hanya merupakan “tempat persinggahan”. Pasalnya, begitu Sir Alex Ferguson menilai Iturbe telah beradaptasi dengan sepakbola Eropa, maka MU bakal menerbangkannya ke Old Trafford.
Alasannya, menurut agen yang terlibat dalam perburuan Iturbe, Gustavo Mascardi, mengklaim jika relasi antara Porto dan MU begitu dekat. Menurut Mascardi, Porto harus membayar fee sebesar 800 ribu pound untuk memutuskan kontrak Iturbe dengan mantan klubnya, Cerro Porteno (Paraguay) dan Quilmes (Argentina). Selain itu, Porto pun kudu merogoh kocek kas klub lebih dalam sebesar 400 ribu pound sebagai komisi kepada agen dan keluarganya.
Lebih jauh Mascardi mengklaim jika selama berlatih bersama Cerro Porteno, Iturbe pernah disodorkan kontrak oleh Barcelona. Namun, Iturbe menolaknya. Mascardi menyodorkan fulus sebesar satu juta pound kepada orang tua Iturbe sebagai tanda jadi pembelian kontraknya.
Deal ini mirip dengan apa yang terjadi pada muka baru MU, Bebe, yang ditransfer dari klub Portugal dimana kontraknya dikendalikan agen terkenal Jorge Mendes. Bandrol Bebe sendiri bernilai 7 juta pound. Sementara, Iturbe ditengarai akan berharga minimal 10 juta pound.(MEG/Talksport)
Inilah Hukum Yang Bikin Koruptor Jera
Melly Febrida
Inilah Hukuman yang Bikin Koruptor Jera
Penasehat KPK Abdullah Hehamahua.
Hukuman penjara bagi para koruptor dinilai tidak efektif untuk memberikan efek jera. Para koruptor hendaknya dihukum di luar penjara, seperti menyapu jalanan dan membersihkan got..
Hal ini disampaikan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi Abdullah Hehamahua yang mengatakan telah mengkampanyekan hukuman koruptor di luar penjara dalam tiga tahun terakhir. Abdullah menyampaikannya pada peresmian layanan pengadaan atau lelang secara elektronik Provinsi Kalimantan Selatan di Graha Abdi Persada, Senin (7/3).
Selain itu, kata dia, bila seluruh koruptor harus dihukum, maka penjara tidak akan cukup untuk menampung minimal 60 persen pegawai negeri sipil (PNS), 60 persen anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pejabat pemerintah dan pejabat Badan Usaha Milik Negara BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Hukuman yang paling efektif bagi para koruptor, kata Abdullah di hadapan ratusan pejabat Pemprov Kalsel dan pejabat kabupaten dan kota serta pelaku usaha daerah ini adalah hukuman pancung.
Selain itu, kata dia, hukuman sosial juga akan menjadi hukuman cukup efektif bagi para koruptor, misalnya koruptor dihukum dengan menyapu jalanan dan membersihkan got.
"Saya yakin orang seperti Artalita Suryani bila disuruh membersihkan got dan menyapu jalan tidak akan mampu bertahan lama, bahkan bisa bunuh diri," kata Abdullah disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Kondisi tersebut berbeda bila dia dihukum penjara, bisa menyewa kamar dengan perlengkapan yang mewah sehingga tidak membuatnya jera. Begitu juga dengan pejabat lainnya, bila disuruh menoreh karet, lama-lama juga akan bunuh diri karena tidak tahan.
Secara ekstrem, Abdullah juga menyatakan bahwa masyarakat juga bisa membantu memberikan hukuman kepada para koruptor tersebut.
"Masyarakat kalau diundang hajatan oleh koruptor jangan datang, begitu juga kalau ada yang hajatan juga jangan diundang," tambah Abdullah yang kembali disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Bahkan kalau perlu, kata dia, bagi remaja yang telah berpacaran atau bertunangan dengan anak koruptor, sebaiknya segera diputuskan, masih banyak yang lain.
Pernyataan Abdullah tersebut, sebagai salah satu gambaran tentang parahnya tingkat korupsi di Indonesia sehingga penjara tidak bisa menyelesaikan masalah kronis bangsa ini.
"Sangat sedikit orang yang keluar dari penjara menjadi lebih baik, kalau pun ada hanya beberapa orang saja yang bisa menjadi ulama seperti Anton Medan, sedangkan sebagian besar lainnya, tambah parah," katanya.
Bahkan, ada beberapa koruptor setelah keluar dari penjara bisa kembali kaya, karena dana yang disimpan di luar negeri bisa dia tarik kembali. (Ant/MEL)
Inilah Hukuman yang Bikin Koruptor Jera
Penasehat KPK Abdullah Hehamahua.
Hukuman penjara bagi para koruptor dinilai tidak efektif untuk memberikan efek jera. Para koruptor hendaknya dihukum di luar penjara, seperti menyapu jalanan dan membersihkan got..
Hal ini disampaikan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi Abdullah Hehamahua yang mengatakan telah mengkampanyekan hukuman koruptor di luar penjara dalam tiga tahun terakhir. Abdullah menyampaikannya pada peresmian layanan pengadaan atau lelang secara elektronik Provinsi Kalimantan Selatan di Graha Abdi Persada, Senin (7/3).
Selain itu, kata dia, bila seluruh koruptor harus dihukum, maka penjara tidak akan cukup untuk menampung minimal 60 persen pegawai negeri sipil (PNS), 60 persen anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pejabat pemerintah dan pejabat Badan Usaha Milik Negara BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Hukuman yang paling efektif bagi para koruptor, kata Abdullah di hadapan ratusan pejabat Pemprov Kalsel dan pejabat kabupaten dan kota serta pelaku usaha daerah ini adalah hukuman pancung.
Selain itu, kata dia, hukuman sosial juga akan menjadi hukuman cukup efektif bagi para koruptor, misalnya koruptor dihukum dengan menyapu jalanan dan membersihkan got.
"Saya yakin orang seperti Artalita Suryani bila disuruh membersihkan got dan menyapu jalan tidak akan mampu bertahan lama, bahkan bisa bunuh diri," kata Abdullah disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Kondisi tersebut berbeda bila dia dihukum penjara, bisa menyewa kamar dengan perlengkapan yang mewah sehingga tidak membuatnya jera. Begitu juga dengan pejabat lainnya, bila disuruh menoreh karet, lama-lama juga akan bunuh diri karena tidak tahan.
Secara ekstrem, Abdullah juga menyatakan bahwa masyarakat juga bisa membantu memberikan hukuman kepada para koruptor tersebut.
"Masyarakat kalau diundang hajatan oleh koruptor jangan datang, begitu juga kalau ada yang hajatan juga jangan diundang," tambah Abdullah yang kembali disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Bahkan kalau perlu, kata dia, bagi remaja yang telah berpacaran atau bertunangan dengan anak koruptor, sebaiknya segera diputuskan, masih banyak yang lain.
Pernyataan Abdullah tersebut, sebagai salah satu gambaran tentang parahnya tingkat korupsi di Indonesia sehingga penjara tidak bisa menyelesaikan masalah kronis bangsa ini.
"Sangat sedikit orang yang keluar dari penjara menjadi lebih baik, kalau pun ada hanya beberapa orang saja yang bisa menjadi ulama seperti Anton Medan, sedangkan sebagian besar lainnya, tambah parah," katanya.
Bahkan, ada beberapa koruptor setelah keluar dari penjara bisa kembali kaya, karena dana yang disimpan di luar negeri bisa dia tarik kembali. (Ant/MEL)
Langganan:
Komentar (Atom)